Blog ini dibuat sebagai sarana pemberian layanan yang lebih efektif dan efisien kepada peserta didik / konseli dari tim BK MTsN Kota Madiun
Rabu, 03 November 2021
PERBEDAAN SMA,MA DAN SMK
Madrasah Tsanawiyah (disingkat MTs) adalah jenjang dasar pada pendidikan formal di Indonesia, setara dengan sekolah menengah pertama, yang pengelolaannya dilakukan oleh Departemen Agama. Pendidikan madrasah tsanawiyah ditempuh dalam waktu 3 tahun, mulai dari kelas 7 sampai kelas 9.
Murid kelas 9 diwajibkan mengikuti Ujian Nasional (dahulu Ebtanas) yang memengaruhi kelulusan siswa. Lulusan MTs dapat melanjutkan pendidikan ke madrasah aliyah atau sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan.
Kurikulum madrasah tsanawiyah sama dengan kurikulum sekolah menengah pertama, hanya saja pada MTs terdapat porsi lebih banyak mengenai pendidikan agama Islam. Selain mengajarkan mata pelajaran sebagaimana sekolah dasar, juga ditambah dengan pelajaran-pelajaran seperti:- Alquran dan Hadits
- Aqidah dan Akhlaq
- Fiqih
- Sejarah Kebudayaan Islam
- Bahasa Arab.
Pelajar madrasah tsanawiyah umumnya berusia 13-15 tahun. Di Indonesia, setiap warga negara berusia 7-15 tahun tahun wajib mengikuti pendidikan dasar, yakni sekolah dasar (atau sederajat) 6 tahun dan sekolah menengah pertama (atau sederajat) 3 tahun. (wikipedia)
Senin, 26 Juli 2021
ETIKA MENGHUBUNGI GURU LEWAT HANDPHONE/GAWAI
1. Perhatikan waktu yang tepat untuk melakukan panggilan.
Ingat baik-baik! guru juga manusia, butuh yang namanya istirahat, tidur, berkumpul dengan keluarga ataupun beribadah. Kalau misalnya bapak ibu guru sedang tidur terus kita telpon atau sms, kemungkinan besar tidak akan dijawab. Selain itu jangan pernah menghubungi dosen diatas jam 8 malam (20:00) supaya tidak mengganggu dan membuat kesan diri yang buruk.
2. Selalu awali dengan kalimat sapa atau salam.
Setelah panggilan telepon diterima oleh bapak/ibu guru, ucapkan kalimat salam/sapa terlebih dahulu. Entah itu selamat pagi, siang, sore atau Assalamualaikum jika kedua belah pihak sesama muslim. Hal ini juga berlaku jika komunikasi anda menggunakan pesan singkat melalui SMS, WA, BBM, Line atau platform komunikasi lainnya.
3. Sebutkan identitas diri anda.
Karena yang dihubungi jabatannya adalah bapak/ibu guru maka pasti ada banyak siswa yang beliau ajar setiap harinya dan tidak semua nomor kontak siswa disimpan. Supaya memudahkan identitas diri anda dikenali dengan baik, sebaiknya sebutkan identitas anda. Contoh: “Nama saya Rendi siswa kelas 9L,saya ikut mata pelajaran yang Ibu/Bapak ajarkan. mohon maaf bu saya ingin bertanya......”.
4. Setelah itu gunakan permohonan “maaf”.
Perlu diketahui dalam kata maaf mengandung unsur kerendahan hati dan sopan santun, karena itu ucapkan kalimat maaf dalam awalan panggilan/pesan singkat. Contoh: “Mohon maaf Pak/Bu sudah mengganggu waktunya” atau “Mohon maaf Pak/Bu sudah mengganggu aktivitasnya” atau “Mohon maaf sudah mengganggu aktivitas yang sedang Bapak/Ibu kerjakan”.
5. Ganti Kata Ganti Orang dengan Benar
Gunakan kata ganti Saya, dan jangan menggunakan kata ganti aku, akuh, gue, atau yang sejenisnya;
6.. Gunakan bahasa yang sopan dan mudah dimengerti.
Agar maksud dan tujuan mudah dipahami gunakanlah kalimat yang formal dan juga sopan. Hindari juga penulisan kata yang disingkat seperti: kpn, nih, dmn, yg, sy, otw dan lain sebagainya”. Untuk panggilan telepon hindari kata non-formal seperti Lho, tuh, aku, ok, oce, iye, oyi, hooh, heem dan lain sebagainya. Kata-kata non formal tersebut bisa diganti dengan yang lebih formal seperti “Baik” untuk kata ok, iye, oce, heem ataupun oyi.
7. Jangan lupa akhiri dengan salam atau terima kasih.
Apabila segala maksud dan tujuan anda tersampaikan dengan baik serta telah mendapatkan solusi/kesepakatan/perjanjian, jangan lupa ucapkan terima kasih atau salam sebagai penutup. Contoh: “Terima kasih Bapak/Ibu atas kesediaan Waktunya, selamat siang”.
contoh :
Selamat Pagi Pak Zainal, mohon maaf sudah mengganggu aktivitas yang sedang Bapak kerjakan. Nama saya Rendi siswa kelas 9L, Absen 14. kapan sekiranya saya bisa menemui Bapak pada minggu ini untuk mengambil buku modul ya pak? Terima kasih sebelumnya Pak.”
Sabtu, 26 Juni 2021
Daftar Alumni Tahun Ajaran 2020/2021
Senin, 10 Mei 2021
Semangat 2021
Halo Sobat BK...
Selamat siang semua! Gimana kabarnya nih?
Untuk siang ini kita awali dengan yang ceria² yuk😁
Mengawali sianh dengan sesuatu yang positif itu perlu ya sobat BK, fungsinya yaa untuk menghilangkan perasaan perasaan negatif.
Salam dari Kami Guru BK MTsN Kota Madiun
Jumat, 17 Juli 2020
HATI-HATI DALAM BERBAGI
Berita baik (dan buruk) bisa menyebar dengan cepat di internet, dan tanpa adanya tindakan pencegahan, anak-anak dapat terjebak dalam situasi rumit yang memiliki konsekuensi jangka panjang. Solusinya? Anak perlu belajar cara memilih informasi yang tepat untuk dibagikan dengan orang terdekat maupun dengan orang yang tidak dikenal.
Berkomunikasi secara Bertanggung Jawab
- 1. Dorong kebiasaan berbagi secara bijaksana dengan memperlakukan komunikasi online seperti komunikasi tatap muka. 2. Jika suatu hal tidak pantas untuk dikatakan, maka tidak pantas juga untuk diposting.
- 3. Buat panduan tentang jenis komunikasi yang pantas (dan tidak pantas).
- 4. Jaga informasi pribadi keluarga dan teman dari orang lain.
Selasa, 01 Oktober 2019
TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA
Rabu, 18 September 2019
Minggu, 15 September 2019
STOP BULLYING
Terdapat beberapa jenis-jenis bullyinhg. Bullying dapat berbentuk tindakan fisik dan verbal yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.
- Bullying secara verbal; perilaku ini dapat berupa
julukan nama, celaan, fitnah, kritikan kejam, penghinaan,
pernyataan-pernyataan yang bernuansa ajakan seksual atau pelecehan
seksual, terror, surat-surat yang mengintimidasi, tuduhan-tuduhan yang
tidak benar kasak-kusuk yang keji dan keliru, gosip dan sebagainya. Dari
ketiga jenis bullying, bullying dalam bentuk verbal adalah salah satu
jenis yang paling mudah dilakukan dan bullying bentuk verbal akan menjadi
awal dari perilaku bullying yang lainnya serta dapat menjadi langkah
pertama menuju pada kekerasan yang lebih lanjut.
- Bullying secara fisik; yang termasuk dalam jenis ini
ialah memukuli, menendang, menampar, mencekik, menggigit, mencakar,
meludahi, dan merusak serta menghancurkan barang-barang milik anak yang
tertindas. Kendati bullying jenis ini adalah yang paling tampak dan mudah
untuk diidentifikasi, namun kejadian bullying secara fisik tidak sebanyak
bullying dalam bentuk lain. Remaja yang secara teratur melakukan bullying
dalam bentuk fisik kerap merupakan remaja yang paling bermasalah dan
cenderung akan beralih pada tindakan-tindakan kriminal yang lebih lanjut.
- Bullying secara relasional atau
sosial; adalah
pelemahan harga diri korban secara sistematis melalui pengabaian,
pengucilan atau penghindaran. Perilaku ini dapat mencakup sikap-sikap yang
tersembunyi seperti pandangan yang agresif, lirikan mata, helaan nafas,
cibiran, tawa mengejek dan bahasa tubuh yang mengejek. Bullying dalam
bentuk ini cenderung perilaku bullying yang paling sulit dideteksi dari
luar..
- Bullying elektronik / cyber ; merupakan bentuk perilaku
bullying yang dilakukan pelakunya melalui sarana elektronik seperti
komputer, handphone, internet, website, chatting room, e-mail, SMS dan
sebagainya. Biasanya ditujukan untuk meneror korban dengan menggunakan
tulisan, animasi, gambar dan rekaman video atau film yang sifatnya
mengintimidasi, menyakiti atau menyudutkan.
- Hindari membawa atau memakai barang-barang mahal atau uang yang
berlebihan
- Jangan sendirian terutama di tempat
sepi
- Hindari cari gara-gara dengan pelaku
bullying
- Jangan berada di dekat dengan oarang yang suka
melakukan tindakan bullying atau berada di sekitar mereka
- Kenali dan perhatikan pelaku bullying
- Jangan ikut-kutan melakukan tindakan bullying dalam bentuk apapun.
PERENCANAAN KARIR MASA DEPAN
Karier = T + 2P + E + V
Kamis, 12 September 2019
Meningkatkan Motivasi Belajar (Layanan Bimbingan Belajar)
-
1. Perhatikan waktu yang tepat untuk melakukan panggilan. Ingat baik-baik! guru juga manusia, butuh yang namanya istirahat, tidur, berkump...
-
HATI-HATI DALAM BERBAGI Berita baik (dan buruk) bisa menyebar dengan cepat di internet, dan tanpa adanya tindakan pencegahan, anak-anak dapa...

















